Usulan Bupati Halsel Jadikan Bandara Oesman Sadik Bertaraf Nasional Disetujui

Halsel, Maluku Utara- Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan terus memperbaiki dan meningkatkan  pembangunan sejumlah infrastruktur […]

Usulan Bupati Halsel Jadikan Bandara Oesman Sadik Bertaraf Nasional Disetujui

Halsel, Maluku Utara- Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan terus memperbaiki dan meningkatkan  pembangunan sejumlah infrastruktur di daerah itu. Salah satu diantaranya adalah Bandara Udara Oesman Sadik.

Bupati Halsel Usman Sidik bahkan bertekad menjadikan Bandara Oesman Sadik  sebagai bandara bertaraf nasional.

Untuk itu direncanakan penambahan runway bandara sepanjang 600 meter untuk memenuhi ukuran nasional.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Asset Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD), Risno Tess, saat diwawancarai Haliyora, Sabtu, (17/7/2021)

Saat ini kata  Risno, panjang runway bandara Oesman Sadik 1.650 meter. Pemda sebelumnya sudah bebaskan lahan sepanjang 250 meter, dan pemda sekarang usulkan penambahan lahan 600 meter lagi.

“Panjang Bandara Oesman Sadik yang digunakan sekarang ini 1.650 meter. Tahun 2018 lalu pemda juga sudah bebaskan lahan sepanjang 250 meter, sekarang ini juga bapak Bupati Usman usulkan tambah lagi 600 meter untuk mencapai ukuran nasional.

Risno  mengatakan permintaan pemda Halsel agar bandara Oesman Sadik dijadikan bandara nasional itu disampaikan bupati langsung kepada Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi saat berkunjung ke Halsel beberapa waktu lalu.

Dijelaskan, ukuran landasan bandara nasional adalah 2.500 meter, sehingga Pemda Halsel akan bebaskan lahan sekitar 600 meter yang sekarang tim sudah meninjau dan menginventarisir lokasinya.

“Alhamdulillah usulan pak bupati untuk menambah panjang bandara Oesman Sadik sudah disetujui pemerintah pusat. Jadi menurut pak bupati, ini sudah final. Bandara Oesman Sadik akan jadi bandara nasional. Kalau panjang landasannya sudah masuk standar nasional maka pesawat boing juga sudah boleh mendarat,” terang Risno. (Asbar-1)