Sadis, Jualan Miras di Lokasi PT IWIP, Dinas dan Pengusaha Langkahi Kepolisian

Sadis, Jualan Miras di Lokasi PT IWIP, Dinas dan Pengusaha Langkahi Kepolisian

Weda -  Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu satu pintu  (PMPTSP) Kabupaten Halmahera Tengah diduga kuat menyalahi aturan tentang pengendalian dan pengawasan peredaran Minuman Beralkohol.

Pasalnya, dalam ijin yang dikeluarkan Pemkab Halteng ke Irvan Oei, pemilik UD Riovandro Perkasa tanggal 28 Januari 2021, tanpa melalui rekomendasi Kepolisian yakni Polres Halmahera Tengah. 

Padahal dalam Perda No 12 tahun 2019, sebagaimana pada pasal 7, poin J, jelas tertera adanya rekomendasi kepolisian, namun ternyata ijin tersebut keluar tanpa rekomendasi Polres setempat. 

"Ya itu ada rekomendasi, cuman kemarin kan kita belum peggang Perda-nya jadi kelewatan. Jadi itu kita dengan biro hukum, ini kelewatan, kita sudah hubungi pemilik perusahaan untuk mengurus kembali perijinannya" Kata Mokhtar Hasanur, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Pemkab Halteng, Jumat (23/7).

Dilanjutkan Kadis, Permohonan ini disampaikan ke Bupati Halteng Eddi Langkara, dan Bupati menyetujui atas dikeluarkannya perijinan tersebut.

Dia juga mengakui, bahwa pihaknya ada kesalahan dalam penerbitan ijin tersebut. 

"Kami juga mohon maaf, namanya manusia kita tetap ada khilaf jadi kita mohon maaf "Kata Kadis.

Sebelumnya, informasi yang diperoleh di Weda menyebutkan, Perusahaan milik Irvan Oei menjual Miras di lokasi PT Indonesia Weda Bay Industrial Park,  Desa Lelilef, Kecamatan Weda Tengah. Hingga berita ini di turunkan pihak pengusaha belum dapat di konfirmasi.