Perda RIPPDA Haltim Disahkan Tahun Ini

Maba, Maluku Utara- Ranperda tentang Rencana Induk Pebangunan Kepariwisataan Daerah (RIPPDA) berserta naskah akademik yang […]

Perda RIPPDA Haltim Disahkan Tahun Ini

Maba, Maluku Utara- Ranperda tentang Rencana Induk Pebangunan Kepariwisataan Daerah (RIPPDA) berserta naskah akademik yang diusulkan Dinas Pariwisita Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) ke DPRD beberapa tahun lalu dinilai tidak lagi sesuai dengan kondisi saat ini alias kadaluwarsa, sehingga pengesahan Ranperda terkait RIPDA Kepariwisataan itu masih ditunda.

Ketua Komisi III DPRD Haltim, Ashadi Tajuddin, saat dikonfirmasi Haliyora, Selasa (17/08/2021), mengatakan pihaknya tidak bermaksud menunda pengesahan Ranperda RIPDA Kepariwisataan yang sudah bertahun-tahun mengendap di DPRD itu, namun ada beberapa persyaratan yang harus diselesaikan, dan juga butuh kajian tehknis dari komisi III dan akan memakan waktu cukup lama.

“Hampirsemua isi RIPPDA sudah tidak kontekstual atau sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi sekarang, sehingga perlu direvisi kembali naskah akademiknya untuk disesuaikan dengan kondisi saat ini,” jelas Ashadi usai  mengikuti upacara peringatan HUT RI ke 76 di pandopo Jikomobon, Selasa (17/08/2021).

Kata Ashadi,  ada beberapa wilayah yang  belum terakomudir dalam RIPPDA tersebut, sehingga butuh keseriusan bersama agar produk hukum yang dilahirkan tidak terkesan asal jadi dan harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Ini penting agar produk hukumnya dapat dijadikan dasar pelaksanaan kegiatan, jangan sampai hanya di atas kertas yang tidak ada manfaatnya. Jadi harus dibuat betul-betul sehingga kedepannya ada kontribusi masuk ke daerah. Makanya jangan beranggapan DPRD sengaja menunda atau mengabaikan. Kami hanya butuh mengkaji lebih serius dan itu pasti memakan waktu,” ujarnya.

Meski begitu, Ashadi memastikan dalam tahun ini (2021) Ranperda RIPPDA tersebut akan rampung dan disahkan.”Kita upayakan agar tahun ini bisa disahkan menjadi Perda,” pungkasnya. (RH-1)