Kadinkes Ternate Ungkap Penyebab Naiknya Positif Covid-19 Saat PPKM

Ternate, Maluku Utara- Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, Nurbaity Marassabesy menyebut “tracking” sebagai penyebab meningkatnya […]

Kadinkes Ternate Ungkap Penyebab Naiknya Positif Covid-19 Saat PPKM

Ternate, Maluku Utara- Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, Nurbaity Marassabesy menyebut “tracking” sebagai penyebab meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Ternate saat masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Itu disampaikan Nurbaity  saat dikonfirmasi Haliyora via telepon, Jumat (23/7/21).

Ia menjelaskan, tracking adalah proses mengidentifikasi, menilai, dan mengelola orang-orang yang telah terpapar suatu penyakit untuk mencegah penularan lebih lanjut. Orang-orang itu disebut kontak erat.

“Jadi orang yang sudah dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19, kemudian dia melakukan kontak erat dengan orang lain maka torang akan periksa orang tersebut. Apabila terkonfirmasi maka orang itu akan dilakukan isolasi mandiri,” ungkapnya.

Ia menambahlan, selama dilakukan isolasi mandiri orang tersebut tidak boleh saling bersentuhan dengan orang lain selama 10 hari. “Jadi kalau sudah melakukan isolasi selama 10 hari berarti sudah tidak ada lagi menular-menular, dari situ dorang sudah bisa melakukan aktifitas sendiri, tetapi kalau gejalanya sangat berat berarti akan dirujuk ke Rumah Sakit,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, data perkembangan Covid-19 yang dihimpun Haliyora dari tim Satgas Kota Ternate, bahwa hingga tanggal 20 Juli 2021, tercatat angka kumulatif positif Covid-19 di Kota Ternate sebanyak 2473 kasus, atau bertambah 629 kasus selama penerapan PPKM dari tanggal 6 – 20 Juli 2021. (Wan-1)