Buntut Temuan APD, Mantan Sekda Sula Diperiksa

Sanana, Maluku Utara- Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Sula Sarfudin Sapsuha diperiksa Polres Kepulauan […]

Buntut Temuan APD, Mantan Sekda Sula Diperiksa

Sanana, Maluku Utara- Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Sula Sarfudin Sapsuha diperiksa Polres Kepulauan Sula atas temuan Alat Pelindung Diri (APD) di Istana Daerah (Rumah Dinas Bupati) Kepulauan Sula.

Hal itu disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sula, Iptu Aryo Dwi Prabowo, kepada Haliyora, Jum’at (23/07/2021)

“Kemarin mantan Sekda Kepulauan Sula, Syafrudin Sapsuha penuhi panggilan kami, setelah sebelumnya dipulangkan karena tidak membawa kelengkapan dokumen sesuai permintaan kami,” kata Aryo.

Dijelaskan, mantan sekda dipanggil untuk pemeriksaan terkait ditemukannya Alat Pelindung Diri (APD) di Istana Daerah (Rumah Dinas Bupati) beberapa waktu lalu.

“Pemeriksaan Sekda kemarin hanya dimintai keterangan terkait ditemukannya Alat Pelindung Diri (APD) di Istana Daerah karena beliau juga menjabat Plt. Kadinkes waktu itu. Setelah dimintai keterangan ternyata semua APD Itu  lengkap dokumennya karena sudah diperiksa oleh Inspektorat Kepulauan Sula,” jelas Aryo.

Aryo menjelaskan, sesuai klarifikasi mantan Sekda yang juga mantan Plt. Kadis Kesehatan bahwa waktu itu gudang di kantor Dinas Kesehatan sudah penuh sehingga ratusan APD terpaksa diamankan di salah satu ruangan Istana Daerah.

“Mantan sekda bilang gudang di kantor Dinas Kesahatan saat itu sudah penuh dengan obat-obatan sehingga ratusan APD tersebut diamankan di salah satu ruangan Istana Daerah,” terang Aryo.

Terpisah, Plt.Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Sula, Suryati Abdullah saat di konfirmasi beberpa waktu lalu menyampaikan APD Yang ditemukan di Istana Daerah tidak tercatat  dalam administrasi Dinkes Sula.

“APD yang ditemukan di Istana Daerah (Rumah Dinas Bupati)  itu saya tidak lihat  tercatat dalam administrasi Dinkes Kepulauan Sula, saya juga tidak tahu dari mana dan tahun berapa APD itu diadakan. Saya masih mencari data dari mana APD ini berasal, sumber anggarannya dari mana, apakah bantuan dari provinsi atau pusat, saya akan terus dalami,” ujar Suryati saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu..

Suryati juga mengatakan, secara administrasi APD tidak dibenarkan disimpan di Istana Daerah  (Kediaman dinas bupati). Apalagi tanpa sepengetahuan Kadinkes. (Sarif-1)